SPAB — KABUPATEN GARUT
Belajar dari Risiko, Membangun Kesiapsiagaan
Sebelum berbicara tentang simulasi di sekolah, ada satu hal yang lebih dulu harus dilakukan: memahami risiko.
Yayasan Lintas Senyum Anak Negeri (Lintasan) berdiskusi bersama BPBD Kabupaten Garut untuk memperkuat pemahaman mengenai karakter kebencanaan di wilayah Garut dan bagaimana pengetahuan tersebut dapat diterjemahkan menjadi langkah kesiapsiagaan di lingkungan sekolah.
Bagi kami, SPAB bukan hanya tentang mengajarkan apa yang harus dilakukan ketika bencana terjadi.
Lebih dari itu, sekolah perlu memahami risiko yang ada di sekitarnya, mengenali potensi bahaya, dan membangun kesiapan sebelum keadaan darurat datang.
Diskusi bersama BPBD menjadi bagian dari proses Lintasan dalam mengembangkan pendekatan SPAB yang lebih kontekstual dengan kondisi Kabupaten Garut.
Karena sekolah yang tangguh dimulai dari pengetahuan tentang risiko, dan kesiapsiagaan tumbuh dari kolaborasi.
Dari Garut, kami belajar bahwa semakin baik kita memahami risiko, semakin siap kita melindungi yang berharga.