Setiap desa memiliki potensi, tantangan, dan cerita yang berbeda.
Di Desa Masawah, kawasan Pantai Madasari, Kabupaten Pangandaran, Yayasan Lintas Senyum Anak Negeri (Lintasan) hadir untuk mengenal kehidupan masyarakat lebih dekat, memahami berbagai tantangan yang mereka hadapi, sekaligus melihat potensi yang dapat dikembangkan bersama.
Bagi kami, membangun desa bukan sekadar membawa sebuah program lalu pergi setelah kegiatan selesai.
Kami memilih untuk datang, mendengar, belajar, dan berjalan bersama masyarakat.
Dari proses tersebut, kami melihat bahwa penguatan desa perlu dilakukan dari berbagai sisi. Anak-anak membutuhkan ruang untuk belajar dan berkembang. Sarana masyarakat perlu diperhatikan. Kelompok nelayan memiliki potensi yang perlu dipahami dan diperkuat. Kelembagaan ekonomi desa seperti BUMDes dan TPI membutuhkan pengembangan. Di sisi lain, karakter wilayah pesisir juga menuntut masyarakat untuk semakin memahami risiko dan kesiapsiagaan terhadap bencana.
Karena itu, pendekatan Desa Binaan Masawah dikembangkan secara menyeluruh dengan menghubungkan penguatan anak dan pendidikan, fasilitas masyarakat, ekonomi lokal, kelembagaan desa, kehidupan nelayan, serta kesiapsiagaan bencana.